Nasional

Kemenhaj Gandeng Kemenhub, Kemenpar, dan Garuda Optimalkan Penerbangan Haji

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak/Net

Desanesia – Kementerian Haji dan Umrah membentuk task force bersama Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata, dan Garuda Indonesia untuk memaksimalkan penerbangan haji.

Langkah ini adalah tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam evaluasi haji 1447 H/2026 M sekaligus persiapan haji 2027, dilansir dari mui.or.id.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan penerbangan haji harus bisa memberi manfaat lebih luas, tidak hanya untuk jamaah tetapi juga bagi ekonomi dan pariwisata Indonesia.

Ia menjelaskan, Presiden meminta agar pesawat yang mengantar jamaah haji tidak kembali dalam kondisi kosong.

“Karena itu kami berkoordinasi dengan Kemenhub, Kemenpar, dan Garuda Indonesia untuk menyiapkan langkah-langkah konkret sehingga penerbangan tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi Indonesia,” ujar Dahnil, Minggu, (28/6).

Dahnil menambahkan, pemerintah sudah mendapat izin dari General Authority of Civil Aviation (GACA) Arab Saudi agar pesawat Indonesia bisa membawa penumpang saat kembali ke Tanah Air. Fokusnya adalah mengoptimalkan empty flight, yaitu penerbangan yang biasanya pulang tanpa penumpang.

Ke depan, kapasitas penerbangan itu akan dipakai untuk membawa wisatawan dari Arab Saudi dan Timur Tengah ke destinasi unggulan di Indonesia.

Menurutnya, Setiap tahun sekitar 3,2 juta warga Indonesia melakukan perjalanan haji dan umrah dengan nilai ekonomi yang sangat besar. Presiden mendorong agar aktivitas tersebut tidak hanya menghasilkan arus keluar devisa (cash outflow), tetapi juga mampu menciptakan arus masuk devisa (cash inflow) yang memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.

Penulis

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *