Ikon Jakarta Dipadamkan Satu Jam, Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi

Desanesia– Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memadamkan lampu di sejumlah ikon ibu kota dan ruas jalan utama selama satu jam pada Sabtu (19/9) malam. Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 20.30 hingga 21.30 WIB sebagai bagian dari peringatan Hari Ozon Sedunia, Jumat (18/9).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Dudi Gardesi mengatakan, pemadaman akan dilakukan di sejumlah titik utama, di antaranya Monumen Nasional (Monas), Patung Arjuna Wiwaha, Patung Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia, Patung Pahlawan, Patung Jenderal Sudirman, serta kawasan Balai Kota DKI Jakarta.
Selain ikon kota, pemadaman juga menyasar sejumlah ruas jalan protokol dan arteri. Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong masyarakat menggunakan energi secara lebih hemat sekaligus mengurangi emisi dari konsumsi listrik.
“Setiap orang dapat mengambil peran, baik di rumah, di tempat kerja, maupun di tempat usaha. Langkah sederhana yang dilakukan bersama dan secara konsisten akan memberikan manfaat yang lebih besar,” kata Dudi, dikutip dari Antara, Jumat (18/9).
Aksi penghematan energi serupa sebelumnya digelar pada 13 Juni 2026 dalam rangka Hari Lingkungan Hidup. Saat itu, penghematan listrik tercatat mencapai 75,18 MWh dengan efisiensi biaya sekitar Rp108,69 juta.
Pemadaman tersebut juga diperkirakan menghasilkan pengurangan emisi sebesar 60,14 ton CO₂e. Menurut Dudi, capaian tersebut menunjukkan bahwa penghematan energi dapat diukur ketika pemerintah, pengelola gedung, pelaku usaha, dan masyarakat berpartisipasi secara bersama-sama.
Pemprov DKI Jakarta kembali mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk mematikan lampu serta peralatan elektronik yang tidak digunakan selama aksi berlangsung.
“Mari membiasakan diri mematikan lampu dan peralatan elektronik ketika tidak digunakan. Dengan menggunakan energi sesuai kebutuhan, kita dapat menghemat biaya sekaligus ikut menjaga lingkungan Jakarta,” ujar Dudi. [nfa]









