Pemerintah Targetkan Pendapatan 12,4% PDB, Inflasi Dikendalikan 1,5-3,5%

Desanesia – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memaparkan kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal (KEM-PPKF) dalam rapat paripurna DPR RI ke-19 di Senayan, Jakarta, Rabu, (20/5).
“Pertama, pendapatan negara dalam APBN 2027, kami targetkan mencapai kisaran 11,82 hingga 12,40 persen dari produk domestik bruto kita,” ujar Presiden Prabowo Subianto.
Presiden menjelaskan bahwa belanja negara direncanakan berada pada kisaran 13,62% hingga 14,80% PDB, sementara defisit APBN 2027 akan dijaga pada kisaran 1,80% hingga maksimal 2,40% PDB.
“Dan kita akan berjuang terus untuk menekan dan memperkecil defisit ini,” pungkasnya.
Selain itu, pemerintah juga menetapkan suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun pada kisaran 6,5 hingga 7,3 persen.
“Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada rentang Rp16.800 hingga Rp17.500. Strategi fiskal dan moneter kita haruslah strategi yang mampu untuk menjaga nilai tukar kita tetap stabil terhadap mata uang dunia. Inflasi akan kami jaga tetap pada kisaran 1,5 hingga 3,5 persen,” ujarnya.








