Regulasi

Tembus 1,5 Juta Pengguna, Wamenkomdigi Minta PANDI Perketat Keamanan Domain .id

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria saat menghadiri peringatan 20 tahun PANDI/Komdigi

Desanesia – Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) mencatat jumlah pengguna domain .id kini telah menembus sekitar 1,5 juta. Seiring pesatnya pertumbuhan tersebut, Pemerintah meminta aspek keamanan dan kepercayaan digital dibangun sejak tahap perencanaan (security by design) untuk mencegah potensi kejahatan siber di ruang publik lokal.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria saat menghadiri peringatan 20 tahun PANDI di Jakarta Selatan, Selasa, (1/9).

Wamenkomdigi menekankan bahwa pertumbuhan kuantitas domain .id harus diimbangi dengan pelindungan yang kuat terhadap risiko penipuan daring, penyebaran konten berbahaya, eksploitasi anak, hingga pengumpulan data pribadi yang melanggar ketentuan.

“Keamanan dan kepercayaan harus dibangun sejak tahap perencanaan,” ujar Wamen Nezar.

Nezar meminta PANDI memperkuat kolaborasi dan sistem pertukaran data secara terintegrasi dengan ekosistem siber nasional, guna mengantisipasi berbagai bentuk penyalahgunaan domain. Langkah ini mencakup kerja sama dengan registry, registrar, penyelenggara jasa internet, lembaga keamanan siber, hingga tim respons insiden (Incident Response Team).

Di samping pengetatan keamanan, Wamenkomdigi mengingatkan agar akses terhadap domain .id tetap dijaga secara terbuka, inklusif, interoperable, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk UMKM dan lembaga pendidikan.

Ia menilai, tolok ukur keberhasilan pengelolaan domain nasional di usia dua dekade ini tidak lagi sebatas mengejar angka atau jumlah pengguna semata, melainkan menciptakan ruang digital yang aman dan dapat dipercaya.

“Dengan jumlah ini kita punya market power luar biasa. Jangan hanya berhenti pada market power. Kita harus bisa menjadi pemain yang signifikan dalam ekosistem digital yang sedang bertumbuh cukup dahsyat,” tegasnya.

Pengetatan keamanan sejak dini menjadi kunci utama agar pertumbuhan pesat domain .id berbanding lurus dengan kualitas ruang digital nasional. Sinergi antara PANDI, pemerintah, dan pemangku kepentingan siber pun diharapkan dapat mewujudkan ekosistem internet Indonesia yang aman, inklusif, dan berdaya saing tinggi.

Penulis

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *