Daerah

Survei DEN: Program Makan Bergizi Dorong Ekosistem Baru, Gandeng 86,9% UMKM Lokal

Sekretaris Eksekutif Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Septian Hario Seto/Ist

Desanesia – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) secara independen telah melakukan survei menyeluruh terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di 800 titik.

“Hasil survei yang dilakukan oleh Dewan Ekonomi mengenai pelaksanaan makan bergizi. Sudah dilakukan pada delapan ratus titik”, ujar Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan dalam video yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa, (9/6).

Sekretaris Eksekutif Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Septian Hario Seto menambahkan, Berdasarkan hasil survei yang telah dilaporkan langsung kepada Presiden tersebut, program MBG terbukti berhasil mendorong terbentuknya ekosistem rantai pasok supply chain baru yang melibatkan mayoritas pelaku UMKM di sekitar lokasi program.

“Tadi Bapak Luhut sudah menyampaikan ada delapan ratus titik yang kita pilih secara random sampling. Jadi ini komputer yang memilih sampelnya, jadi ada yang di Nia Selatan, ada yang di Halmahera, ada yang di Papua segala macam. Jadi ini bisa digambarkan merepresentasikan dari total keseluruhan populasi SPPG yang ada,” jelasnya.

Hasil survei tersebut menunjukkan indikator yang sangat positif bagi pergerakan ekonomi daerah. Program pemenuhan gizi anak-anak ini rupanya berjalan beriringan dengan pemberdayaan pelaku usaha kecil setempat, di mana sebagian besar Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) telah bermitra dengan UMKM lokal.

“Hasil pertama yang kami melihat positif adalah bahwa ada delapan puluh enam koma sembilan persen dari SPPG yang ada saat ini itu paling tidak memiliki satu supplier kecil”, ujar Seto.

Lebih lanjut, pihak DEN juga menekankan bahwa rantai pasok yang terbentuk dalam program ini benar-benar mengandalkan potensi yang ada di dalam wilayah itu sendiri, dan bukan dari supplier besar yang masuk.

“Nah, yang lebih menarik ada sekitar  enam puluh lima persen sektor UMKM nya ini berada di dalam satu kabupaten di mana SPPG itu berada,” tambahnya.

Tidak hanya memberikan dampak positif pada UMKM, ekosistem baru yang terbentuk melalui program Makan Bergizi Gratis ini dilaporkan berhasil menyerap tenaga kerja bagi warga sekitar.

“Yang ketiga temuan kita adalah tenaga kerja itu hampir sembilan puluh sembilan persen memang dari warga sekitar. Jadi kepuasan terhadap performance dari UMKM ini juga cukup besar hampir mencapai di atas sekitar tujuh puluh persen ya,” pungkasnya.

 

Penulis

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *