Nasional

Sekda DKI Tutup Jakarta Marketing Week 2026, Tegaskan Jakarta Siap Jadi Kota Global

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto/Ist

Desanesia – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto, resmi menutup rangkaian Jakarta Marketing Week 2026 ke-14 di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Minggu (10/5). Mengusung tema “Jakarta, The Global City: Inclusive, Creative and Collaborative”.

Dalam sambutannya, Sekda Uus mengatakan Jakarta terus memperkuat jejaring internasional sebagai bagian dari transformasi menuju kota global.

Menurutnya, penguatan komunikasi dan kerja sama dengan berbagai kota dunia menjadi langkah penting untuk memperluas konektivitas sekaligus berbagi inovasi pembangunan perkotaan.

“Ini menjadi salah satu wujud nyata kerja sama Jakarta dengan dunia yang begitu terbuka dan bisa kita buktikan bersama,” ujar Sekda Uus dalam keterangannya.

Ia juga menyoroti capaian positif pertumbuhan ekonomi Jakarta di tengah tantangan ekonomi global. Berdasarkan data terbaru, pertumbuhan ekonomi Jakarta pada akhir 2025 tercatat sebesar 5,21 persen dan meningkat menjadi 5,56 persen pada awal 2026.

“Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, Jakarta mampu menunjukkan daya tahan ekonomi yang kuat. Ini membuktikan bahwa Jakarta tetap tumbuh, berkembang, dan siap bersaing di tingkat global,” ujarnya.

Selain penguatan ekonomi, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan penataan kawasan strategis kota, salah satunya melalui revitalisasi Jalan H.R. Rasuna Said yang ditargetkan semakin tertata menjelang HUT ke-499 Kota Jakarta pada 22 Juni mendatang. Kawasan tersebut dinilai memiliki posisi strategis karena menjadi lokasi berbagai kantor kedutaan besar, kementerian, hingga pusat perdagangan nasional.

“Jakarta harus terus ditata dan dibangun agar benar-benar menjadi kota global yang nyata. Penataan kawasan Rasuna Said dan Kuningan merupakan bagian dari upaya menghadirkan wajah Jakarta yang modern, nyaman, dan membanggakan,” pungkasnya.

Sekda Uus menegaskan, transformasi Jakarta sebagai kota global membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk dalam menjaga identitas budaya Betawi sebagai budaya inti Jakarta.

“Dukungan seluruh warga Jakarta menjadi kata kunci agar Jakarta dapat menjadi kota kebanggaan berskala internasional, dengan tetap menjunjung budaya Betawi sebagai budaya inti Kota Jakarta,” terangnya.

Menutup sambutannya, Uus berharap Jakarta Marketing Week dapat terus menjadi ruang kolaborasi dan inovasi yang mendukung daya saing Jakarta di tingkat global.

“Saya berharap agar kegiatan Jakarta Marketing Week tidak berhenti hanya sebagai agenda tahunan semata, tetapi juga menjadi momentum bersama untuk membangun Jakarta yang semakin kreatif, kompetitif, dan mendunia,” pungkasnya. [fai]

Penulis

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *