Prabowo Siapkan Renovasi 10 Ribu Puskesmas dan Seluruh Sekolah yang Rusak

Desanesia– Presiden Prabowo Subianto menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mempercepat transformasi Indonesia, khususnya di sektor kesehatan dan pendidikan. Pemerintah berencana merenovasi 10 ribu puskesmas, memperkuat lebih dari 440 rumah sakit umum daerah (RSUD), serta menuntaskan perbaikan seluruh sekolah yang membutuhkan renovasi.
Rencana tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan saat menyampaikan Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (14/8).
“Hari ini saya akan menggunakan kesempatan berbicara di ruang terhormat ini untuk menyampaikan beberapa langkah besar yang akan menjadi tahap berikutnya dari transformasi Indonesia,” ujar Prabowo.
Di sektor kesehatan, pemerintah akan menjadikan puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Mulai 2027, sebanyak 10 ribu puskesmas di seluruh Indonesia akan direnovasi dengan alokasi perbaikan sekitar Rp4 miliar untuk setiap puskesmas.
Perhatian khusus akan diberikan kepada puskesmas yang berada di wilayah terluar, terpencil, dan tertinggal. Selain itu, pemerintah menargetkan renovasi dan peningkatan 514 laboratorium kesehatan masyarakat di seluruh kabupaten dan kota.
“Rakyat tidak boleh menempuh perjalanan jauh hanya untuk memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Negara harus hadir sedekat mungkin dengan tempat rakyat hidup,” tegas Prabowo.
Untuk mengatasi kendala geografis, pemerintah juga menyiapkan layanan ambulans udara menggunakan helikopter maupun pesawat kecil. Bahkan, konsep tim dokter terbang turut dipertimbangkan agar tenaga medis dapat mendatangi masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau.
“Kalau perlu, dokter yang terbang ke tempat rakyat sakit keras atau menghadapi bencana,” ucapnya.
Selain layanan kesehatan primer, pemerintah akan memperkuat lebih dari 440 RSUD agar mampu memberikan pelayanan kesehatan modern. Penguatan tersebut terutama diarahkan untuk penanganan penyakit dengan tingkat kematian tinggi, seperti kanker, penyakit jantung, stroke, dan ginjal, serta pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Prabowo menyebut pemerintah telah membangun 66 rumah sakit di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. Dari jumlah tersebut, 20 rumah sakit telah beroperasi.
“Tidak boleh lagi seorang ibu kehilangan nyawa karena rumah sakit terlalu jauh. Tidak boleh lagi seorang ayah menjual seluruh hartanya karena harus berobat ke kota besar,” ujar Prabowo.
Pemerintah Kejar Kekurangan Dokter
Peningkatan fasilitas kesehatan juga akan dibarengi dengan pemenuhan kebutuhan tenaga medis. Prabowo menyebut Indonesia masih membutuhkan tambahan 84.781 dokter umum, 127.580 dokter gigi, serta 55.712 dokter spesialis di 481 kabupaten dan kota.
Pemerintah telah membuka sembilan fakultas kedokteran baru serta 170 program studi spesialis dan subspesialis. Langkah tersebut akan terus dikembangkan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter di berbagai daerah.
“Kita tidak boleh berpikir normatif, kita harus berani berpikir inovatif,” tegas Prabowo.
Renovasi Sekolah Ditargetkan Rampung 2029
Di bidang pendidikan, pemerintah menargetkan renovasi seluruh sekolah dan satuan pendidikan yang membutuhkan perbaikan dapat diselesaikan paling lambat pada 2029. Program tersebut akan dipercepat pada 2027 dan 2028.
Prabowo menegaskan tidak boleh ada lagi siswa yang belajar di ruang kelas dengan atap bocor, dinding retak, toilet rusak, maupun bangunan yang membahayakan keselamatan.
“Ini adalah program renovasi sekolah terbesar dalam sejarah kita. Kita harus berani memasang target yang tinggi. Tidak boleh ada lagi cerita sekolah roboh. Tidak boleh lagi ada ruang kelas rusak yang dibiarkan rusak bertahun-tahun,” ungkapnya.
Pemerintah juga akan memperluas penggunaan layar pintar interaktif atau interactive flat panel (IFP) di ruang kelas. Pembelajaran jarak jauh juga akan dikembangkan untuk memperluas akses siswa terhadap tenaga pengajar berkualitas.
Prabowo menargetkan pada akhir 2026 setiap sekolah memiliki empat ruang kelas yang dilengkapi IFP sehingga siswa di berbagai daerah dapat memperoleh akses pembelajaran dari guru-guru terbaik.
Selain peningkatan sarana dan teknologi pendidikan, Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk memperjuangkan pendidikan di seluruh sekolah negeri dapat diakses tanpa pungutan biaya.
“Pendidikan adalah hak semua anak Indonesia. Bagi mereka yang punya kemampuan silakan ke sekolah-sekolah swasta yang hebat. Tapi untuk pemerintah kita harus perjuangkan anak-anak kita bisa sekolah dengan gratis,” pungkas Prabowo. [nfa]









