Pemkab Tangerang Raih Hibah USD40 Ribu dari Bloomberg Philanthropies, Sisihkan 300 Kota Dunia

Desanesia – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berhasil mengamankan dana hibah senilai USD40 ribu dari organisasi global Bloomberg Philanthropies. Bantuan dana stimulan ini ditargetkan untuk menyokong program tata kelola iklim sekaligus proteksi lingkungan yang digerakkan langsung oleh inisiatif generasi muda setempat.
Informasi tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Erwin Mawardi, pada Rabu (28/10). Erwin menjelaskan bahwa Kabupaten Tangerang menorehkan prestasi tersendiri dengan menjadi satu dari tiga daerah di Indonesia yang lolos mendapatkan alokasi pendanaan ini.
Dua wilayah mitra lainnya di tanah air yang turut terpilih yaitu Kabupaten Minahasa Utara dan Provinsi DKI Jakarta. Skema microgrant ini didapatkan setelah Kabupaten Tangerang menyisihkan persaingan ketat yang melibatkan lebih dari 300 kota di penjuru dunia.
“Bloomberg Philanthropies menyediakan hibah USD40.000 atau sekitar Rp750 juta, Ini untuk mendukung pelaksanaan berbagai gagasan dan aksi nyata di bidang lingkungan di Kabupaten Tangerang” ” ungkap Erwin saat memberikan keterangan di Tangerang, Rabu (28/10).
Ia memaparkan bahwa proses seleksi awal di internal daerah berjalan kompetitif dengan menyaring 40 peserta dari bermacam wilayah di Kabupaten Tangerang. Tahapan kemudian mengerucut pada 18 kontestan di fase final, hingga akhirnya diputuskan 12 kelompok kerja pemuda yang berhak menjadi penerima manfaat hibah.
“Program yang diusulkan para pemenang mencakup pembuatan eco-enzyme,” tuturnya. “Hal ini untuk mendukung peningkatan kualitas air, udara, dan tanah.”
Lebih rinci, Erwin menambahkan cairan organik eco-enzyme tersebut diproyeksikan untuk diaplikasikan pada pembuatan lubang biopori guna menekan risiko bencana banjir sekaligus kekeringan. Kontribusi teknologi juga masuk dalam radar inovasi mereka.
“Bisa juga digunakan untuk pengembangan aplikasi digital guna mengukur dan memantau kualitas udara,” sambung Erwin.
Realisasi program mitigasi perubahan iklim ini bakal digulirkan secara bertahap oleh pemerintah daerah. Jika rekam jejak pelaksanaan di lapangan dinilai sukses dan efektif, terdapat peluang besar bagi kelompok kerja bersangkutan untuk memperoleh sokongan finansial lanjutan dari Bloomberg Philanthropies demi menjamin keberlanjutan aksi di masa depan.
Aksi riil di lapangan rencananya akan ditandai dengan aksi kolektif penataan ekosistem perairan.
“Kegiatan dilakukan dengan penuangan cairan eco-enzyme ke danau di sekitar lokasi,” sebut Erwin.
Tidak hanya itu, para aktivis lingkungan di bawah naungan program ini dijadwalkan bakal melakukan penanaman pohon bambu secara massal di area sekitar danau.
Merespons capaian positif ini, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menaruh harapan besar agar pemanfaatan dana hibah asing tersebut mampu membawa dampak masif bagi wilayah ekologi hilir.
“Kami berharap Kabupaten Tangerang dapat lebih maju dengan lingkungan yang terjaga dan lestari,” tutup Maesyal.[yud]









