Nasional

Pemerintah Siapkan Cadangan Beras 4,5 Juta Ton untuk Hadapi Ancaman El Nino

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman/Antara

Desanesia– Pemerintah menyiapkan cadangan beras sebanyak 4,5 juta ton untuk mengantisipasi ancaman El Nino ekstrem dan kekeringan yang berpotensi mengganggu produksi pangan nasional. Cadangan tersebut diharapkan mampu menjaga ketersediaan beras apabila curah hujan menurun dan produksi pertanian terdampak cuaca ekstrem.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, pemerintah telah melakukan persiapan untuk menghadapi potensi El Nino berkekuatan tinggi atau yang dikenal sebagai El Nino Godzilla sejak dua tahun lalu.

“Insya Allah, kami sudah persiapkan dua tahun sebelumnya mengantisipasi El Nino Godzilla. Stok kita banyak, masih melimpah. Stok (cadangan beras pemerintah) kita 4,5 juta ton. Jadi aman,” kata Amran, dikutip dari Antara, Senin (19/10).

Selain El Nino, pemerintah juga mewaspadai fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) yang berpotensi menurunkan curah hujan dan meningkatkan risiko kekeringan. Berdasarkan catatan Bapanas, cadangan beras pemerintah saat ini mencapai 4,5 juta ton, meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan stok 1,51 juta ton pada Oktober 2023. Peningkatan cadangan tersebut disebut berasal dari produksi beras dalam negeri.

Meski memperkuat cadangan, pemerintah memastikan penyerapan gabah dan beras tetap memberikan ruang bagi penggilingan serta pelaku usaha swasta. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan produksi beras nasional pada Januari hingga September 2026 diproyeksikan mencapai 28,39 juta ton. Dari jumlah tersebut, pemerintah menyerap gabah setara 4,1 juta ton beras atau sekitar 14,4 persen dari proyeksi produksi nasional.

Amran juga optimistis Indonesia dapat mencapai swasembada pangan berkelanjutan pada 2026. Optimisme tersebut didukung oleh ketersediaan cadangan beras dan perkiraan datangnya musim hujan dalam waktu dekat.

“Insya Allah di bawah kepemimpinan Bapak Prabowo, Presiden kita yang kita cintai, (akan mencapai) swasembada berkelanjutan,” ujarnya.

Selain beras, pemerintah turut menjaga ketersediaan komoditas pangan lainnya. Bapanas mencatat cadangan jagung untuk pakan ternak mencapai 84 ribu ton, minyak goreng sebanyak 26 ribu kiloliter yang dikelola Perum Bulog dan ID Food, serta cadangan daging ayam sebanyak 39 ton yang dikelola ID Food.

Sementara itu, kebutuhan komoditas yang mudah rusak, seperti cabai, bawang merah, dan telur ayam ras, dipenuhi melalui produksi dalam negeri. Pemerintah menyatakan produksi komoditas tersebut sepanjang tahun ini tercatat melebihi kebutuhan konsumsi sehingga diharapkan dapat menopang ketersediaan pangan masyarakat. [nfa]

Penulis

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *