Inovasi

Mahasiswa KKN UGM: Buat Inovasi Pakan Ayam Melalui Konsep Integrated Farming

Ilustrasi gambar/Shutterstock

Desanesia – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Gadjah Mada (KKN-PPM UGM) Tim Nirwana Nusa Penida menghadirkan terobosan di bidang peternakan.

Melalui konsep pertanian terpadu (integrated farming), mereka sukses mengembangkan inovasi pakan ayam alternatif yang memanfaatkan sampah organik rumah tangga dan kekayaan hayati pesisir pantai.

Salah satu tim KKN UGM, Mutia Rahma Nursukayat dari Fakultas Peternakan, mengatakan ia memformulasikan pakan ayam dengan memanfaatkan sisa nasi dan lauk dari sampah organik rumah tangga untuk membuat telur omega. Selain itu, ditambahkan plankton dari pantai untuk memperkaya nutrisi pakan secara alami.

“Kami mencoba mencampurkan sisa nasi dan lauk dengan premix serta beberapa plankton sehingga menghasilkan telur berstandar omega yang bisa dilihat dari kualitas warna kuning telurnya,” ujar Rahma Kamis, (6/8).

Uji coba formula pakan ini telah diaplikasikan dalam skala rumah tangga di peternakan milik salah satu alumni UGM, Wahyu Yoga, dengan masa pemeliharaan dan pendampingan berlangsung dari 3 hingga (25/7).

Hanya dalam waktu satu minggu masa transisi, ayam Kampung Unggulan Balitbangtan (KUB) betina sudah mulai beradaptasi tanpa mengalami penurunan produktivitas, yakni tetap menghasilkan 2 hingga 3 butir telur per ekor.

Dari aspek kualitas fisik, inovasi pakan ini mendatangkan perubahan signifikan berupa warna kuning telur yang berubah menjadi oranye cerah, kerabang telur yang memiliki struktur tebal dan kuat, serta cita rasa saat diolah menjadi produk siap konsumsi yang sama sekali tidak berbau amis.

“Orang-orang di rumah awalnya khawatir sandwich ini akan berbau amis seperti telur bebek, namun setelah dicoba, ternyata sama sekali tidak amis, malah enak,” ungkap Wahyu Yoga.

Melihat keberhasilan tersebut, pemilik peternakan setempat, Wayan Sukarata, menyatakan siap untuk melanjutkan penggunaan formulasi pakan berbasis premix ini secara mandiri setelah masa pendampingan KKN selesai.

Cakupan program ini kemudian diperluas ke skala perkebunan di Kebun Dharma. Kawasan ini disulap menjadi area integrated farming tempat pemeliharaan berbagai jenis unggas, termasuk ayam KUB dan bebek, guna memaksimalkan potensi lahan yang sebelumnya belum tergarap.

Penulis

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *