Nasional

Kemendes Ajak UKKM Malaysia Genjot Pengembangan Kopdes Merah Putih

Mendes, Yandri Susanto, bersama UKKM/Net
Mendes, Yandri Susanto, bersama UKKM/Net

Desanesia – Upaya percepatan pembangunan desa melalui optimalisasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) terus digenjot. Terbaru, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto menerima kunjungan delegasi dari Universiti Keusahawanan Koperasi Malaysia (UKKM) di Kantor Ditjen PPDT, Senin (12/10).

Pertemuan ini membahas peluang kolaborasi strategis untuk memperkuat ekosistem koperasi di Indonesia, khususnya KDMP yang kini tengah memasuki fase operasionalisasi.

Langkah ini dinilai krusial mengingat Kemendes PDT memikul tanggung jawab besar dalam membina 75.266 desa di seluruh tanah air.

Mendes Yandri menegaskan bahwa KDMP merupakan program prioritas pemerintah saat ini.

“Tugas utama dari koperasi ini adalah menjadi benteng pertahanan pangan dan energi di tingkat desa dengan memastikan barang-barang bersubsidi seperti elpiji, beras, minyak goreng, hingga pupuk yang diterima langsung oleh masyarakat yang berhak,” ungkapnya.

Menurut Mendes Yandri, kendati berfokus pada jalur distribusi subsidi, pemerintah tetap membuka ruang bagi KDMP untuk mengekspansi unit usahanya ke sektor lain di masa depan demi kesejahteraan warga desa.

Adapun kehadiran perwakilan UKKM, Mohd Ali Bin Mansor merupakan kelanjutan dari penjajakan awal yang telah diinisiasi pada tanggal 4–5 Februari 2026 lalu di Kota Bandung.

Saat itu, UKKM turut terlibat dalam agenda koordinasi bertajuk “Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Go Digital Dan Global”.

Dalam komitmen kerja sama ini, UKKM siap membagikan rekam jejak keberhasilan mereka (best practices) lewat standardisasi tata kelola, manajemen mutu, strategi branding media, hingga pembentukan jejaring koperasi lintas negara.

Mendes Yandri pun mengarahkan Sekjen Kemendes PDT untuk segera merumuskan formula dan model kerja sama formalnya.

Selain sektor ekonomi, pertemuan ini juga menyentuh aspek pendidikan internasional.

Mendes Yandri secara khusus menyampaikan apresiasinya atas kebijakan UKKM yang menerima mahasiswa asal Palestina melalui skema kerja sama antarpemerintah (Government to Government).

Di saat yang sama, Ia menaruh harapan agar kampus berbasis kewirausahaan koperasi tersebut membuka pintu lebar-lebar bagi mahasiswa asal Indonesia untuk menimba ilmu di sana.

Dalam mendiskusikan peluang strategis ini, Mendes Yandri didampingi oleh jajaran pejabat teras kementerian, di antaranya Sekjen Taufik Madjid, Irjen Mashyudi, Dirjen PPDT, Samsul Widodo, Kepala BPI, Mulyadin Malik, serta Staf Khusus, Yahdil Abdi Harahap.(yud)

Penulis

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *