Hari Lahir Pancasila, Pemerintah Perkuat Koperasi dan Ekonomi Desa sebagai Strategi Nasional

Desanesia – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peran koperasi dan desa sebagai pilar utama pembangunan ekonomi nasional yang berlandaskan Pancasila.
Dalam pidatonya, Prabowo menyebut ekonomi Pancasila harus diwujudkan melalui penguatan ekonomi kerakyatan sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945.
“Koperasi harus diperkuat. Koperasi harus bangkit. Koperasi adalah salah satu alat untuk mengangkat rakyat kita dari keadaan kemiskinan dan ketidakberdayaan,” kata Prabowo saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Senin, (1/6).
Presiden juga menekankan bahwa usaha kecil dan menengah harus terus diperkuat agar mampu menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Selain itu, desa dinilai memiliki peran strategis sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang dapat mendorong pemerataan pembangunan hingga ke daerah.
Menurut Prabowo, rakyat harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objek pembangunan. Karena itu, kebijakan ekonomi pemerintah diarahkan untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi produktif.
Ia menilai pembangunan ekonomi yang berpihak kepada rakyat menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Pertumbuhan ekonomi, kata dia, harus berjalan beriringan dengan pemerataan kesejahteraan.








