Perbaikan Sarana Rampung, 7 Perjalanan KRL Lintas Bogor Kembali Beroperasi Normal

Desanesia – Layanan Commuter Line jalur merah (Red Line) lintas Bogor kembali berjalan normal mulai Selasa (20/10) pagi. PT KAI Commuter (KCI) resmi mengoperasikan kembali tujuh perjalanan kereta yang sempat dibatalkan akibat proses perbaikan sarana pada hari sebelumnya.
Normalisasi jadwal perjalanan ini berhasil mengurai kepadatan penumpang yang sempat membeludak di sejumlah stasiun utama. Berdasarkan data internal operator, rute Bogor Line merupakan lintasan terpadat Jabodetabek yang melayani rata-rata 480.395 pengguna per hari sepanjang Oktober 2026.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengonfirmasi bahwa tim teknis bersama PT Industri Kereta Api (INKA) telah merampungkan perbaikan intensif pada armada seri CLI-225 yang sempat terkendala teknis.
“Pengoperasian kembali rangkaian ini untuk mendukung kebutuhan dan ketersediaan kapasitas angkut di lintas Bogor yang sebelumnya dilakukan penyesuaian, kini menjadi 392 perjalanan,” ujar Karina dalam keterangan resminya, Selasa (20/10).
Karina menjelaskan, sebelum diterjunkan kembali ke lintasan rel, rangkaian kereta tersebut telah melalui serangkaian uji dinamis ketat. Langkah pengujian komprehensif ini wajib dilakukan guna memastikan seluruh sistem mekanis, pengereman, dan aspek keselamatan penumpang memenuhi standar operasional.
Dengan pulihnya ketujuh jadwal tersebut, total kapasitas angkut di jalur penyangga perdesaan menuju ibu kota kini kembali menyentuh angka 1.065 perjalanan per hari. Pihak KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan para anker (anak kereta) selama masa penyesuaian sarana berlangsung.[yud]









