Opini

Cholil Nafis Kritik BEM UI Soal Homoseksualitas: Kampus Harus Ajarkan Mental Spiritual

Ilustrasi gambar/BBC

Desanesia – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M. Cholil Nafis, mengkritik Universitas Indonesia (UI) terkait pentingnya pembinaan karakter dan mental spiritual mahasiswa.

Cholil menilai sebagai kampus terbaik di Indonesia, UI memiliki tanggung jawab yang tidak hanya sebatas mencetak lulusan berprestasi secara akademik, tetapi juga membentuk karakter dan mental spiritual mahasiswa.

“Ya… UI sebagai kampus terbaik di Indonesia harus memastikan mahasiswa ada pada mental dan karakter yang baik. Tidak cukup hanya mengasah intelektualitasnya saja, tapi juga harus mengajarkan mental spiritual,” kata Cholil dikutip dari mui.or.id, pada Minggu, (5/7).

Menurutnya, pendidikan tinggi harus mengajarkan pembentukan karakter yang dinilai mampu mencegah munculnya berbagai persoalan di kemudian hari.

“UI berkewajiban selain mengajarkan ilmu juga mendidik karakter mahasiswa agar tidak menjadi masalah di masa depan,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons terhadap unggahan BEM UI yang menjelaskan bahwa homoseksualitas tidak dapat dipandang sebagai penyimpangan.

Dalam unggahannya, BEM UI mengutip American Psychological Association (2008) yang menyatakan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang mendukung anggapan bahwa homoseksualitas merupakan gangguan mental atau bentuk penyimpangan. Oleh karena itu, dari sudut pandang psikologi modern, homoseksualitas tidak dikategorikan sebagai gangguan mental.

Penulis

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *