Kemenhub Gulirkan Stimulus Transportasi Sambut Libur Sekolah dan Nataru 2026

Desanesia– Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menyiapkan stimulus di sektor transportasi untuk mendukung mobilitas masyarakat selama libur sekolah serta periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026–2027.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan insentif tersebut akan mencakup seluruh moda transportasi, mulai dari darat, laut, udara, hingga kereta api. Selain menjaga biaya perjalanan tetap terjangkau, kebijakan ini diharapkan dapat mendorong pergerakan masyarakat sekaligus memperkuat aktivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional selama masa liburan.
“Kemenhub menyiapkan sejumlah stimulus transportasi, meliputi semua moda transportasi, baik darat, laut, udara, dan kereta api. Dengan pemberlakukan stimulus ini, masyarakat bisa memanfaatkannya sehingga bisa mendapatkan tiket dengan harga yang terjangkau,” ujar Menhub Dudy dalam Media Briefing di Jakarta, Jumat (26/6).
Ia menambahkan, peningkatan mobilitas masyarakat selama masa libur diharapkan memberi dampak positif terhadap perekonomian.
“Selanjutnya, dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, akan terjadi pertumbuhan ekonomi yang baik selama liburan sekolah,” jelasnya.
Pada libur sekolah 2026, Kementerian Perhubungan menyiapkan berbagai stimulus transportasi di seluruh moda. Untuk kereta api, pemerintah memberikan diskon tiket kelas ekonomi sebesar 30 persen bagi 1.174.624 penumpang pada 150 kereta reguler dan 26 kereta tambahan di lintas Jawa dan Sumatra Utara.
Di sektor angkutan laut, diskon 30 persen dari tarif dasar diberikan kepada 693.690 penumpang kabin ekonomi, sementara angkutan penyeberangan memperoleh pembebasan 100 persen tarif jasa kepelabuhanan bagi 164.087 penumpang serta 377.334 kendaraan di 14 pelabuhan dan tujuh lintasan.
Adapun di sektor penerbangan, pemerintah membebaskan PPN 100 persen dari tarif dasar penerbangan domestik yang diperkirakan akan dinikmati 2.370.568 penumpang.
Selain menyiapkan insentif tarif, Kemenhub juga memperkuat konektivitas transportasi melalui pengembangan sejumlah proyek strategis di Jakarta, seperti penataan Stasiun Gambir, pembangunan Stasiun JIS, pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) Stasiun Sudirman, serta peningkatan elektrifikasi jalur Tanah Abang–Rangkasbitung guna meningkatkan integrasi dan kemudahan akses transportasi publik.
Selain itu, Dudy mendorong pengembangan kawasan TOD Stasiun Sudirman. Kawasan ini akan menghubungkan enam moda transportasi utama di Jakarta dalam satu simpul layanan. Enam moda tersebut meliputi KRL, LRT Jakarta, Kereta Bandara, LRT Jabodebek, MRT, dan TransJakarta. Integrasi ini diharapkan membuat perpindahan antarmoda menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien.
“Kami berharap Jakarta akan terkoneksi secara lebih luas lagi dengan adanya TOD Stasiun Sudirman ini. TOD ini akan menghubungkan semua moda transportasi utama di Jakarta sehingga masyarakat bisa mengakses seluruh wilayah DKI Jakarta dengan mudah,” ujar Menhub Dudy.
Kemenhub juga memberi perhatian khusus pada peningkatan elektrifikasi lintas Tanah Abang-Rangkasbitung. Koridor ini menjadi salah satu lintasan dengan jumlah penumpang yang padat.
Peningkatan kapasitas layanan transportasi juga menjadi fokus Kementerian Perhubungan melalui program elektrifikasi jalur kereta yang memungkinkan pengoperasian rangkaian lebih panjang, sehingga dapat mengurangi kepadatan penumpang dan memperbaiki headway perjalanan.
Menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026–2027, Kemenhub bersama para pemangku kepentingan turut menyiapkan stimulus lanjutan berupa diskon tarif kereta api ekonomi, angkutan laut, dan penyeberangan yang diperkirakan akan dinikmati 1.647.435 penumpang serta 467.118 kendaraan.
Melalui berbagai insentif dan penguatan infrastruktur tersebut, Kemenhub menegaskan komitmennya menghadirkan layanan transportasi yang semakin terjangkau, terintegrasi, dan mampu memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.
Kebijakan ini juga diharapkan mampu memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat. Selain itu, program tersebut diarahkan untuk memperbaiki layanan mobilitas, baik di Jakarta maupun di daerah lainnya. Kegiatan Media Briefing tersebut turut dihadiri para Pejabat Tinggi Madya di lingkungan Kementerian Perhubungan. [nfa]








