Nasional

Muhammadiyah Bangun Pilar Ekonomi untuk Menopang Dakwah dan AUM

Bendahara Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Hilman Latief dalam Pengajian PP Muhammadiyah “Resiliensi Keuangan untuk Dakwah Berkelanjutan di Kantor Dakwah PP Muhammadiyah Jakarta/Muhammadiyah

Desanesia – Bendahara Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Hilman Latief mengatakan, Persyarikatan Muhammadiyah terus memperkuat pilar ekonomi dan bisnis sebagai upaya membangun kemandirian pendanaan dakwah.

Hal tersebut disampaikan saat Pengajian PP Muhammadiyah “Resiliensi Keuangan untuk Dakwah Berkelanjutan di Kantor Dakwah PP Muhammadiyah Jakarta, pada Jumat, (26/6) malam.

Dilansir dari muhammadiyah.or.id, menurut Hilman, sumber pendanaan yang menopang dakwah Muhammadiyah pada masa mendatang perlu diperkuat dan diperluas. Karena itu, Persyarikatan perlu terus mendorong penguatan sektor ekonomi dan bisnis sebagai salah satu penopang utama keberlanjutan dakwah.

“Kita belum punya perusahaan-perusahaan dan bisnis yang mapan betul, pabrik yang bisa menyuplai kebutuhan warganya, baik untuk rumah sakitnya, untuk perguruan tinggi, ataupun kehidupan rumah tangga,” katanya.

Memasuki usia ke-114 tahun, Muhammadiyah telah menjalankan dakwahnya dengan dukungan dua pilar utama pendanaan, yaitu filantropi serta pengelolaan berbagai potensi yang dimiliki oleh Persyarikatan.

Menurutnya, Persyarikatan Muhammadiyah sedang memperkuat pilar ekonomi dan bisnis agar mampu menyuplai berbagai kebutuhan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan keluarga Muhammadiyah.

Hilman berharap semangat tersebut terus terjaga dan semakin berkembang. Menurutnya, penguatan ekonomi dan bisnis menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari oleh Persyarikatan Muhammadiyah untuk mendukung keberlangsungan organisasi.

Penulis

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *