Forkopimko Jakarta Barat Perketat Pengamanan, CCTV dan Patroli Malam Diintensifkan

Desanesia– Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Barat memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui forum “Ngopi” atau Ngobrol Bareng Forkopimko yang berlangsung di Ruang Paseban Betawi, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jumat (22/5).
Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu kamtibmas yang tengah menjadi perhatian warga dibahas bersama, mulai dari upaya pencegahan kriminalitas hingga peningkatan pengawasan lingkungan.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah menegaskan, forum itu menjadi wujud komitmen bersama seluruh unsur pimpinan daerah untuk menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif. Salah satu langkah yang disepakati yakni memperkuat sistem keamanan melalui pemasangan CCTV di sejumlah titik strategis serta peningkatan patroli malam.
“Kami akan menerbitkan surat imbauan kepada seluruh unsur masyarakat, pelaku usaha, hingga instansi agar meningkatkan pengamanan mandiri dengan pemasangan CCTV di area gedung, kantor, maupun tempat usaha,” ujar Iin.
Sementara itu, Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi C, Hardiyanto Kenneth menuturkan, upaya penguatan pengawasan kawasan tidak hanya mengandalkan partisipasi warga, tetapi juga akan didorong melalui dukungan program CSR perusahaan maupun BUMD.
Ia menyebut, pemasangan CCTV di ruas jalan utama dinilai penting untuk membantu pengawasan sekaligus mendukung upaya pencegahan tindak kriminalitas di Jakarta Barat.
Dalam kesempatan itu, Kenneth juga menyinggung munculnya istilah “Gotham City” yang ramai digunakan warganet di media sosial untuk menggambarkan tingginya kasus kriminal jalanan di Jakarta Barat.
Menurutnya, stigma tersebut menjadi tantangan yang harus dijawab bersama dengan kerja nyata seluruh unsur Forkopimko.
“Semua unsur bergerak bersama untuk memperbaiki situasi keamanan di Jakarta Barat. Kami di legislatif akan terus melakukan pengawasan dan memastikan kolaborasi Forkopimko berjalan maksimal demi menciptakan kondisi yang lebih kondusif,” tegasnya.
Di sisi lain, Kapolres Metro Jakarta Barat, Twedi Aditya Bennyahdi memastikan aparat gabungan terus menggencarkan langkah preventif dan penegakan hukum secara terukur guna menekan aksi kriminalitas jalanan.
Menurutnya, patroli skala besar hingga razia rutin terus dilakukan bersama unsur TNI, Satpol PP, Dishub, serta elemen masyarakat di tingkat kecamatan dan kelurahan.
“Patroli dan kegiatan pencegahan terus kami intensifkan, termasuk operasi yang berlangsung hingga malam hari untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas,” katanya.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan potensi gangguan keamanan melalui layanan darurat Call Center 110 Presisi yang beroperasi selama 24 jam.
Ia menegaskan, terciptanya keamanan wilayah tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat melalui komunikasi dan kolaborasi berbasis pengamanan swakarsa.
Kegiatan dialog tersebut turut dihadiri Dandim 0503/JB Letkol Inf. Saputra Hakki, Kajari Jakarta Barat DR. Nurul Wahida Rifal, Kepala Kantor BPN Jakarta Barat DR. Shinta Purwitasari, Kepala Bapas Kelas I Jakarta Barat RM. Kristyo Nugroho, jajaran Pengadilan Negeri Jakarta Barat, para camat, pimpinan UKPD, serta unsur organisasi kemasyarakatan dan tokoh masyarakat. [nfa]








