Presiden Prabowo Mengamankan Cadangan Pangan Sebelum Krisis

Desanesia – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa fokus utamanya adalah memperkuat sektor pertanian serta swasembada pangan.
“Program utama saya adalah mengamankan cadangan pangan Indonesia. Kita harus swasembada pangan,” ucap Presiden Prabowo dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Jakarta, Rabu, (20/5).

Paparan Presiden Prabowo Subianto
Cadangan beras pada Desember 2025 tercatat sebesar 3,25 ton, kemudian meningkat menjadi 5,3 ton per 10 Mei 2026.
“Produksi kita tertinggi dalam sejarah Republik Indonesia. Cadangan yang ada di gudang gudang pemerintah tidak cukup, kita harus sewa gudang-gudsng lain,” pungkasnya.
Presiden Prabowo mengambil contoh krisis di Rusia yang memicu tingginya harga pangan di negara tersebut.
“Berapa tahun lalu Rusia mengalami kebakaran hutan yang besar, mereka tutup ekspor gandum, harga pangan naik semua. Tidak hanya gandum, beras, jagung, dan gula naik semua,” ujarnya.








