Nasional

Purbaya Tegaskan Gaji KDMP Tidak Bebani Defisit APBN

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa/Net

Desanesia– Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pembayaran gaji untuk manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tak akan menambah defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Purbaya dikutip dari ANTARA di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, (11/5) menjelaskan skema pembayaran gaji manajer KDMP akan dilakukan secara bertahap, di mana sumber anggaran pada dua tahun pertama akan berasal dari APBN.

Namun, dia menuturkan, sumber dana akan berasal dari pos anggaran yang sudah tersedia sebelumnya, bukan membuka alokasi anggaran baru.

“Kita akhirnya harus bayar selama dua tahun. Itu sebagian dari dana Kopdesnya belum dipakai. Kami masukin situ dulu. Jadi, nggak ada tambahan baru ke APBN, nggak ada tambahan defisit baru. Karena sudah dialokasikan di situ,” ujar Purbaya.

Di sisi lain, alokasi plafon pembiayaan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebesar Rp40 triliun untuk program KDMP hingga kini belum terserap seluruhnya. Menurut Purbaya, sisa ruang pembiayaan tersebut dapat dimanfaatkan guna memenuhi kebutuhan awal operasional KDMP.

“Pembiayaan Himbara itu kan cicilannya Rp40 triliun, berarti belum dipakai semua kan, akan di situ mungkin dipakai,” jelasnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu Askolani menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan APBN untuk membayar gaji pegawai KDMP pada tahap awal operasional.

Skema ini dibuat sebagai dukungan sementara hingga koperasi mampu memperoleh pendapatan secara mandiri.

“Untuk dua tahun pertama, itu akan diupayakan dari APBN,” ujar Askolani di Kemenkeu, Jakarta, Selasa (5/5).

Proses rekrutmen manajer KDMP dilakukan melalui Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) yang melibatkan sejumlah lembaga, dengan koordinasi utama di bawah BP BUMN dan pelaksanaan teknis oleh BKN.

Saat ini, seleksi memasuki tahap tes kompetensi yang berlangsung pada 3–12 Mei 2026, dengan 483.648 pelamar dinyatakan lolos administrasi.

Pemerintah menargetkan hasil akhir seleksi diumumkan pada 7 Juni 2026, sebelum peserta mengikuti pelatihan Komcad serta pembekalan manajerial dan kompetensi bidang. [nfa]

Penulis

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *