Pemprov Bogor Siapkan Strategi Hulu-Hilir Pengelolaan Sampah

Desanesia – Wali Kota Bogor, Dedie Abdu Rachim menegaskan komitmen pengelolaan sampah dengan memperkuat pemilahan di hulu dan menjalin kerjasama di hilir. Targetnya, pada tahun 2028 Bogor mampu mengolah hingga 1.000 ton sampah per hari.
Dalam upaya mengatasi persoalan sampah, Bogor menyiapkan langkah strategis dari hulu ke hilir. Pada kegiatan Operasi Plastik di Sungai Ciliwung di Kawasan Kebun Raya Bogor, Senin, (27/4).
“Pertama, kita akan memperkuat pemilahan dihulu. TPS 3R, bank-bank sampah, serta kelompok pecinta lingkungan akan dijadikan mitra strategis di Bogor,” ujar Dedie dalam laporan tim di lapangan.
Selain memperkuat pemilahan di hulu, Pemerintah Kota Bogor juga menekankan pentingnya kerja sama di hilir.
“Kita akan bekerjasama dengan Kabupaten Bogor melalui pengelolaan di Galuga, WTE Bogor Raya, dan WTE aglomerasi Bogor.” ujarnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, Bogor optimistis menghadapi tantangan pengelolaan sampah di masa depan.
“Pada tahun 2028, Bogor memiliki kesempatan untuk mengolah sampah hingga 1.000 ton per hari.”pungkasnya. [fai].








