Daerah

Job Fair Cibiru Bandung Diserbu Pencari Kerja, Target 300 Peserta Terserap

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan/Net

Desanesia– Pemerintah Kota Bandung kembali menggeber upaya menekan angka pengangguran dengan membuka ribuan peluang kerja melalui gelaran Job Fair 2026 di Teras Sunda Cibiru, Sabtu, (25/4), kemarin. Kegiatan ini tak sekadar seremoni, tetapi diarahkan menjadi jembatan konkret antara pencari kerja dan dunia usaha.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, bursa kerja yang digelar Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) tersebut harus memberi dampak langsung bagi masyarakat.

Ia menilai keberhasilan tidak cukup diukur dari jumlah pendaftar atau kehadiran, melainkan dari seberapa banyak tenaga kerja yang benar-benar terserap.

“Yang daftar 1.300, yang datang 600. Yang diterima berapa dan bagaimana prosesnya, itu yang harus jadi ukuran,” tegasnya.

Dalam kegiatan ini, tersedia 3.528 lowongan kerja dari 19 perusahaan. Hingga pelaksanaan, sekitar 1.300 pencari kerja telah mendaftar, dengan 600 orang hadir langsung di lokasi.

Farhan juga mendorong evaluasi menyeluruh dengan melibatkan kalangan dunia usaha, termasuk Kadin dan Apindo, agar peluang kerja yang dibuka benar-benar tepat sasaran.

Di sisi lain, Pemkot Bandung akan memperkuat kolaborasi dengan asosiasi dan serikat pekerja guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ia turut menyoroti persoalan klasik yang kerap dihadapi pencari kerja pemula, seperti batas usia dan minimnya pengalaman. Untuk itu, program magang didorong sebagai pintu masuk awal ke dunia kerja, namun tetap harus diawasi ketat.

“Magang itu maksimal tiga bulan. Kalau bulan keempat masih bekerja, harus dibayar penuh. Tidak boleh ada magang sampai satu tahun,” ujarnya.

Pelaksanaan Job Fair di wilayah Bandung Timur, lanjut Farhan, didasari tingginya angka pengangguran di kawasan tersebut yang mencapai 8-9 persen, lebih tinggi dari rata-rata kota sebesar 7,4 persen. Ke depan, kegiatan serupa akan lebih sering digelar, termasuk di kantor Disnaker, guna memperluas akses informasi lowongan kerja.

Berdasarkan informasi dari RMOLJabar, Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana menyebut, pihaknya terus berinovasi untuk mempermudah akses pencari kerja. Salah satunya melalui kerja sama dengan platform digital “Jobseeker” yang menyediakan sekitar 1.200 lowongan, baik nasional maupun internasional.

“Lowongannya cukup banyak. Kita hanya menjembatani, proses seleksi tetap di perusahaan,” katanya.

Menurut Yayan, konsep job fair ini dibuat untuk menghindari pencari kerja harus mendatangi perusahaan satu per satu. Seluruh proses difasilitasi dalam satu lokasi, bahkan ke depan akan dikembangkan dengan sistem hybrid.

“Ke depan kita siapkan sistem hybrid. Pelamaran hingga wawancara bisa dilakukan secara online, jadi lebih efisien dari sisi biaya dan tenaga,” jelasnya.

Ia optimistis, dari sekitar 600 pencari kerja yang hadir hingga siang hari, setidaknya 300 hingga 400 orang dapat terserap bekerja, seiring tingginya kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan peserta.

“Harapannya lebih dari setengah peserta bisa langsung mendapat pekerjaan,” pungkasnya. [nfa]

Penulis

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *