Daerah

OMC Masuk Tahap Empat, Hujan Masih Guyur Wilayah Utara Kalsel

Pesawat Cessna untuk OMC di Kalsel/(Foto:Fikri Noor/pojokbanua.com)
Pesawat Cessna untuk OMC di Kalsel/(Foto:Fikri Noor/pojokbanua.com)

Desanesia – Operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk merespons kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) memasuki tahap empat, dan berakhir pada Jumat (16/10).

Kendati sudah melaksanakan empat kali tahapan OMC untuk mendatangkan hujan di Kalsel, nyatanya hujan masih mengguyur wilayah utara Kalsel.

“Sampai dengan hari ini hujan masih turunnya di wilayah utara, artinya di wilayah Amuntai, Barabai, dan sebagian Tabalong,” kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalsel, Ronny Eka Saputra saat diwawancarai.

Ronny memastikan pihaknya terus mencoba jika ada potensi pelaksanaan OMC untuk menjaga peluang agar tetap hujan. Menurutnya, satu-satunya cara efektif dalam penanggulangan karhutla hanya dengan hujan.

“Makanya kita berusaha terus supaya hujan bisa segera di segera turun di Kalsel,” harapnya dikutip dari pojokbanua.com.

Sementara itu untuk luasan lahan terdampak karhutla, BPBD Provinsi Kalsel mencatat sebanyak 27 ribu hektare lahan. Dengan wilayah terdampak paling banyak berada di Kabupaten Banjar dan sebagian Kabupaten Barito Kuala.

Untuk di Kabupaten Banjar sendiri, selain di Jalan Gubernur Syarkawi, karhutla juga terdeteksi di Pamaton dan Mandiangin. Hanya saja, pemadaman di wilayah ini tidak terlalu sulit.

“Dikarenakan di sana adalah lahan mineral. Artinya begitu kita padamkan ke lokasi bombing, sekali drop atau dua kali drop itu sudah padam,” tutupnya.[yud]

Penulis

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *