Dukung Operasional Lembaga Keagamaan, Pemkot Tangerang Gelontorkan Rp13,2 Miliar

Desanesia – Pemerintah Kota Tangerang menegaskan komitmen menghadirkan program yang langsung dirasakan warga, terutama pada momentum Ramadan. Kehadiran tersebut tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga lewat aksi konkret di lapangan.
Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang, Sachrudin saat mendampingi Gubernur Banten, Andra Soni dalam kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Banten di Masjid Jami’atul Khoir Cipondoh, Minggu, 1 Maret 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Sachrudin menjelaskan Safari Ramadan bukan sekadar acara seremonial, melainkan sarana memastikan pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat selama bulan suci.
“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, terlebih di bulan Ramadan. Kehadiran itu kami wujudkan melalui perhatian, kepedulian, dan bantuan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh warga,” ujar Sachrudin.
Sebagai tindak lanjut komitmen tersebut, Pemerintah Kota Tangerang melalui Program Tangerang Bersedekah mengajak seluruh aparatur menyisihkan sebagian penghasilan. Inisiatif ini menjadi upaya kolektif membantu warga yang membutuhkan.
Melalui program itu, disalurkan 3.300 paket sembako bagi duafa serta santunan tunai Rp200.000 untuk anak yatim piatu yang tersebar di 104 kelurahan pada 13 kecamatan di Kota Tangerang.
“Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita, sekaligus menjadi penguat bahwa pemerintah selalu berupaya hadir dan peduli,” tuturnya.
Selain bantuan sosial, pada 2026 Pemkot Tangerang juga mengalokasikan hibah kepada 108 lembaga keagamaan, meliputi masjid, musala, majelis taklim, pondok pesantren, hingga madrasah diniyah, dengan total anggaran Rp13,214 miliar melalui Aplikasi SABA Kota.
Dalam rangkaian Safari Ramadan itu, Sachrudin turut menyerahkan secara simbolis Bantuan Operasional Masjid sebesar Rp20 juta kepada DKM Masjid Jami’atul Khoir guna mendukung kegiatan operasional serta aktivitas keagamaan.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat. Karena itu, kami ingin memastikan masjid-masjid di Kota Tangerang mendapatkan perhatian yang layak,” tegasnya.
Menutup acara, Sachrudin mengajak masyarakat memperkuat solidaritas sosial melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan lewat BAZNAS Kota Tangerang maupun Unit Pengumpul Zakat resmi agar distribusinya tepat sasaran.
“Mari tunaikan zakat melalui lembaga resmi. Dengan berzakat, insyaAllah harta kita makin berkah dan manfaatnya dirasakan oleh yang saudara-saudara kita yang membutuhkan,” pungkas Sachrudin. (Rel)








