BMKG Prediksi Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Jabodetabek pada 2 November 2026

Desanesia– Sejumlah wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) berpotensi mengalami hujan pada Senin, (2/11). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas sedang berpeluang terjadi di Kota dan Kabupaten Bogor, sedangkan sebagian wilayah lainnya berpotensi mengalami hujan ringan.
Di DKI Jakarta, kondisi cuaca diprakirakan bervariasi. Jakarta Selatan dan Jakarta Timur berpotensi diguyur hujan ringan dengan suhu udara berkisar 25–32 derajat Celsius. Sementara itu, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara diprakirakan mengalami udara kabur dengan suhu sekitar 25–31 derajat Celsius. Adapun Kepulauan Seribu diprediksi berawan dengan suhu 27–30 derajat Celsius.
Kota Bogor berpotensi mengalami hujan sedang di sejumlah kecamatan dengan suhu udara berkisar 21–32 derajat Celsius. Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di Kabupaten Bogor dengan suhu sekitar 23–31 derajat Celsius. Masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir dan longsor diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama apabila hujan berlangsung dalam waktu lama.
Di Kota Depok, hujan ringan diprakirakan terjadi dengan suhu udara sekitar 24–32 derajat Celsius. Masyarakat yang hendak bepergian disarankan membawa payung atau jas hujan serta berhati-hati saat berkendara karena jalan berpotensi licin.
Sementara itu, wilayah Tangerang Raya, yang meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan, berpotensi mengalami hujan ringan. Suhu udara di kawasan tersebut diperkirakan berkisar 24–33 derajat Celsius. Kondisi cuaca dapat berbeda di setiap kecamatan sehingga masyarakat perlu memantau perkembangan prakiraan cuaca sebelum beraktivitas.
Adapun Kota dan Kabupaten Bekasi diprakirakan mengalami cuaca berawan dengan suhu udara sekitar 24–33 derajat Celsius. Meski demikian, masyarakat tetap perlu mengantisipasi perubahan kondisi cuaca dan kemungkinan terjadinya hujan lokal sepanjang hari.
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah Jabodetabek untuk memantau informasi cuaca terbaru secara berkala. Pengendara juga diharapkan mengurangi kecepatan saat hujan, sementara warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor perlu memperhatikan kondisi lingkungan untuk mengantisipasi potensi dampak cuaca. [nfa]









