NasionalUncategorized

Rumah Kader Muhammadiyah: Pusat Godok Ideologi dan Skill Profesional

Soft Launching Rumah Kader/Muhammadiyah.or.id
Soft Launching Rumah Kader/Muhammadiyah.or.id

Desanesia – Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PP Muhammadiyah menggelar soft launching Rumah Kader di Pusdiklat PP Muhammadiyah, Sleman, Ahad (25/10). Fasilitas ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ideologi, mutu perkaderan, dan kualitas sumber daya insani organisasi.

Penanggung Jawab Rumah Kader, Drs. Sugiono, M.Si., menjelaskan fasilitas ini memakai filosofi syajaratin thayyibah (pohon yang baik) dari QS. Ibrahim 24–25. Filosofi ini menggambarkan kader yang berakar ideologi kuat, berarah jelas, dan terus memberi manfaat.

Ketua MPKSDI PP Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan, S.Fil.I., M.P.A., menegaskan peran krusial wadah baru ini. “Rumah Kader ini menjadi bagian dari upaya membina ideologi Muhammadiyah di tingkat akar rumput sekaligus menguatkan kapasitas profesionalisme kader yang tersebar di berbagai sektor kehidupan,” jelasnya.

Langkah ini juga dipicu oleh tantangan serius dari data survei internal organisasi. Ketua PP Muhammadiyah Bidang Organisasi dan Kaderisasi, Dr. H. Agung Danarto, M.Ag., mengungkapkan bahwa persentase masyarakat yang berafiliasi dengan Muhammadiyah turun dari 9,7 persen pada 2005 menjadi sekitar 5,7 persen pada 2018.

Menurut Agung, kemajuan pesat Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) wajib diimbangi dengan penguatan ideologi. Ia pun menetapkan tiga fokus utama: perkaderan di lembaga pendidikan, pendampingan organisasi otonom (Ortom), serta pembinaan kader di ruang publik seperti pemerintahan, legislatif, yudikatif, dan BUMN.

Agung mengingatkan agar para kader diaspora di sektor strategis tersebut tidak dilepas begitu saja tanpa arah. “Jangan membiarkan kader diaspora itu berjalan sendiri. Kuncinya adalah pengawasan dan pembinaan yang konsisten, supaya ketika mereka berada di ranah kebangsaan maupun pemerintahan, mereka tetap berada dalam kontrol moral dan nilai-nilai persyarikatan,” tegas Agung.

Acara soft launching ini resmi ditutup dengan penandatanganan prasasti, menandai dimulainya operasional Rumah Kader sebagai pusat pengembangan ideologi Muhammadiyah secara berkelanjutan.[yud]

Penulis

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *