Pemkot Bogor Alihkan Wi-Fi Gratis ke Ruang Publik dan Pusat Mobilitas

Desanesia– Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengubah strategi penyediaan layanan internet gratis bagi masyarakat. Jika sebelumnya Wi-Fi gratis diarahkan ke permukiman warga untuk mendukung pembelajaran jarak jauh saat pandemi COVID-19, kini layanan tersebut difokuskan pada ruang publik dan pusat aktivitas masyarakat.
Kepala Diskominfo Kota Bogor, Ana Ismawati, mengatakan perubahan tersebut merupakan bagian dari peralihan program dari kebutuhan darurat selama pandemi menuju penguatan infrastruktur digital perkotaan.
“Titik-titik ini dirancang mengover taman kota, fasilitas olahraga, hingga simpul transportasi umum yang berdenyut setiap hari,” ujar Ana, dikutip dari politikindonesia.id, Sabtu (12/9).
Pemkot Bogor menyediakan layanan Wi-Fi gratis di 63 titik area publik utama. Lokasi tersebut terdiri dari 39 shelter transportasi, 10 taman kota, 7 fasilitas olahraga, serta sejumlah fasilitas pelayanan publik dan keagamaan.
Beberapa titik layanan berada di kawasan transportasi umum, seperti shelter Stasiun Bogor, Terminal Bubulak, shelter Kebun Raya, GOR Pajajaran, serta sejumlah halte dan shelter yang tersebar di berbagai wilayah Kota Bogor.
Layanan internet gratis juga tersedia di sejumlah taman kota, antara lain Alun-Alun Kota Bogor, Taman Kencana, Taman Heulang, Taman Lansia, Taman Manunggal, dan kawasan Taman Sempur.
Selain ruang terbuka, fasilitas olahraga dan pusat komunitas turut menjadi lokasi penyediaan Wi-Fi gratis. Fasilitas tersebut mencakup GOR Bogor Utara, GOR Pajajaran, GOM Bogor Selatan, hingga kawasan wisata AEWO Mulyaharja.
Ana mengatakan masyarakat di wilayah yang belum terjangkau layanan internet gratis tetap dapat menyampaikan usulan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) maupun pokok pikiran (Pokir) DPRD.
“Aspirasi warga dapat disalurkan agar pemetaan dan penanganannya lebih spesifik dan sesuai kebutuhan wilayah,” ucapnya.
Menurut Ana, akses internet saat ini telah menjadi kebutuhan penting dalam menunjang pelayanan publik maupun aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, keberadaan Wi-Fi gratis di ruang publik diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan akses fasilitas ini secara optimal,” pungkasnya. [nfa]









