Nasional

Bebas Biaya, Pendaftaran Petugas Kesehatan Haji 2027 Dibuka hingga 26 Agustus

Pos Kesehatan Haji Indonesia yang terletak di sekitar zona E di Bandara Jeddah/KOMPAS

Desanesia – Kementerian Haji dan Umrah RI resmi membuka pendaftaran Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kesehatan Kloter dan PPIH Kesehatan Arab Saudi untuk musim haji 1448 H/2027 M, pada Selasa, (18/8).

Pendaftaran dibuka mulai (20-26/8) melalui kanal resmi pemerintah, tanpa perantara atau pemungutan biaya dalam bentuk apa pun.

Langkah ini diambil untuk menjaring tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi dalam melayani jemaah di tanah suci.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, mengimbau seluruh calon peserta untuk mengikuti prosedur pendaftaran secara mandiri dan mewaspadai segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan panitia seleksi.

“Seluruh proses seleksi PPIH bebas gratifikasi dan tidak dipungut biaya apa pun. Peserta diminta mengikuti proses pendaftaran secara mandiri serta memastikan seluruh dokumen yang disampaikan benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Puji Raharjo.

Selain membebankan syarat kompetensi profesi medis, panitia seleksi menetapkan kriteria integritas rekam jejak yang ketat. Calon petugas diwajibkan sehat jasmani-rohani, cakap mengoperasikan aplikasi berbasis Android/iOS untuk pelaporan kerja, serta diutamakan menguasai bahasa Arab atau Inggris.

Formasi yang dibuka mencakup dokter, dokter spesialis, perawat, apoteker, hingga tenaga teknis medis seperti elektromedis, radiografer, dan tenaga penanganan infeksi.

Plt. Kepala Pusat Kesehatan Haji, dr. Dani Pramudya, mengingatkan bahwa validitas berkas fisik dan administratif menjadi kriteria mutlak. Tenaga medis wajib melampirkan Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) aktif, serta sertifikat pelatihan kegawatdaruratan bagi dokter dan perawat.

“Kompetensi profesi, pengalaman kerja minimal dua tahun, serta kesiapan bekerja dalam situasi cepat sangat dibutuhkan. Menjadi petugas haji adalah amanah pelayanan,” ujar dr. Dani.

Kementerian Haji dan Umrah RI berharap dapat menjaring tenaga kesehatan terbaik yang profesional, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan optimal kepada jemaah haji Indonesia.

Penulis

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *