BEM UI Gelar Aksi di CFD, Soroti Program MBG hingga Anggaran Pemerintah

Desanesia – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah organisasi mahasiswa dan elemen masyarakat sipil menggelar aksi Solidarity Campaign CFD di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu, (28/6).
Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyoroti beberapa persoalan, seperti transparansi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), meninggalnya sejumlah peserta pelatihan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih), serta anggaran belanja pemerintah yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan masyarakat.
Ketua BEM UI Yatalathof Ma’shum Imawan mengatakan berbagai persoalan tersebut telah menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat, tetapi belum mendapat tanggapan yang memadai dari pemerintah.
“Kemarahan itu adalah nyata, terukur, dan beralasan. Tapi kemarahan itu belum dijawab. Dan memang tidak pernah dijawab,” ujar Yatalathof, dikutip dari jatimtimes.com.
Ia menjelaskan aksi di kawasan Car Free Day dipilih agar mahasiswa bisa berdialog langsung dengan masyarakat mengenai berbagai persoalan yang sedang terjadi.
“Di saat pemerintah memilih tutup telinga dari data dan fakta, kami memilih membuka percakapan langsung dengan rakyat,” katanya.
Menurutnya, masyarakat perlu terus menyuarakan aspirasi agar keadilan dapat diwujudkan.
“Keadilan tidak datang sendiri. Ia harus terus dijemput, hari demi hari, oleh rakyat yang tidak mau menyerah pada ketidakadilan. Suara kita bukan hanya hak, tetapi suara kita adalah mandat,” tegasnya.
Melalui aksi ini, BEM UI berharap pemerintah mendengarkan aspirasi masyarakat dan memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan yang mereka sampaikan.








