Kementerian ESDM Resmi Lantik 745 PNS Baru untuk Perkuat Sektor Energi Nasional

Desanesia– Di tengah dinamika dan tantangan sektor energi global, pemerintah membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas untuk mendukung target kemandirian energi nasional. Hal itu disampaikan Wakil Menteri ESDM Yuliot saat melantik PNS formasi Tahun Anggaran 2024.
Ia menegaskan bahwa pelantikan tersebut menjadi awal pengabdian para aparatur negara untuk memberikan pelayanan publik yang profesional serta menjunjung tinggi nilai-nilai antikorupsi.
“Perlu saya ingatkan bahwa pengambilan sumpah yang baru saja diucapkan bukan sekedar seremonial belaka, ini adalah janji suci saudara kepada Tuhan Yang Maha Esa dan negara yang menuntut tanggung jawab moral dalam menjalankan tugas sehari-hari,” tegas Yuliot dalam arahannya kepada para PNS baru Kementerian ESDM di Tangerang Selatan, Selasa (2/6).
Lebih dari sekadar melayani masyarakat, PNS di Kementerian ESDM juga memikul beban strategis untuk menyukseskan visi Asta Cita yang dicanangkan Pemerintah. Yuliot menekankan betapa krusialnya peran para PNS Kementerian ESDM dalam mewujudkan kemandirian nasional secara menyeluruh.
“Peran kunci Kementerian dalam implementasi Asta Cita yang perlu menjadi perhatian Saudara sekalian adalah khususnya pada Butir 2 dan Butir 5, yaitu memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa, melalui swasembada pangan, energi, dan air,” urainya menjelaskan target Kementerian ESDM.
Dalam mengejar target swasembada energi, Pemerintah berambisi memangkas impor bahan bakar fosil secara signifikan dan memacu transisi energi ke arah yang lebih bersih. Langkah agresif ini juga dibarengi dengan patokan target bauran energi nasional sebesar 17 hingga 21 persen pada tahun 2026.
“Dalam swasembada energi, kita perlu meningkatkan produksi energi yang bersumber di dalam negeri dengan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil khususnya impor dengan melakukan diversifikasi dan konversi energi menggunakan energi baru dan terbarukan.” tambahnya.
Selain itu, pemerintah akan terus mempercepat program hilirisasi mineral, batu bara, serta minyak dan gas bumi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri dan mendorong kesejahteraan masyarakat.
Yuliot juga mengingatkan para PNS agar meninggalkan pola kerja birokrasi yang kaku, lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu bekerja sama lintas sektor demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Tegak lurus terhadap pimpinan dan selalu siap menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan, dan jangan melaksanakan tugas terkotak-kotak atau silo yang hanya berada pada titik kotak terkecil pada unit kerja atau organisasi,” tegasnya.
Kementerian ESDM melantik 745 PNS formasi Tahun Anggaran 2024, dengan rincian 86 orang PNS Sekretariat Jenderal, 77 orang PNS Ditjen Migas, 74 orang PNS Ditjen Ketenagalistrikan, 131 orang PNS Ditjen Minerba, 63 orang PNS Ditjen EBTKE, 39 orang PNS Inspektorat Jenderal, 221 orang PNS Badan Geologi, 42 orang PNS BPSDM ESDM, 2 orang PNS Setjen DEN, dan 10 orang PNS BPH Migas. [nfa]








