DKI Jakarta Perluas Akses Hunian Terjangkau lewat Skema FPPR

Desanesia – Pemerintah Provinsi (Pempro) DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Dana Perumahan (UPDP) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. terkait penyaluran dana Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah (FPPR). Penandatanganan dilakukan di Ruang Rapat Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta, Cideng, Jakarta Pusat, pada Jumat (22/5).
Kerja sama ini menjadi langkah strategis Pemprov DKI Jakarta memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian milik yang layak, aman, terpadu, dan berkelanjutan. Melalui skema FPPR, masyarakat dapat memperoleh dukungan pembiayaan rumah dengan harga terjangkau dan tanpa uang muka, sehingga hambatan awal untuk memiliki hunian dapat ditekan. Selain itu, fasilitas pembiayaan ini juga memiliki sejumlah keunggulan, antara lain adanya penjaminan asuransi, bunga tetap 5 persen selama masa tenor, serta jangka waktu pembiayaan hingga 20 tahun.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta, Kelik Indriyanto, menyebut penandatanganan PKS ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan layanan pembiayaan perumahan yang lebih mudah diakses, ringan, dan tepat sasaran bagi warga Jakarta.
“Penandatanganan kerja sama ini merupakan langkah penting dan strategis dalam upaya Pemprov DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian milik yang terjangkau, aman, terpadu, dan berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujarnya.
Proses kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan Bank BTN telah dimulai sejak 2021 melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1253 Tahun 2021 tentang Penunjukan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. sebagai Bank Pelaksana Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sejak itu, kedua pihak melakukan koordinasi, pembahasan teknis, penyempurnaan mekanisme, serta penyiapan pelaksanaan program agar penyaluran pembiayaan berjalan optimal, akuntabel, dan tepat sasaran.
“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh akses pembiayaan rumah yang lebih mudah, ringan, dan terjangkau,” tandas Kelik.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bank BTN atas sinergi dan komitmen dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.
“Semoga kolaborasi ini dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat Jakarta,” pungkas Kelik.








