Wujudkan Ketahanan Pangan, Kepala Daerah Diminta Ajak Anak Sekolah Menanam

Desanesia – Pelibatan anak-anak usia sekolah dinilai menjadi salah satu upaya penting dalam mewujudkan ketahanan pangan. Edukasi sejak dini tentang menanam dan merawat tanaman pangan juga dapat membangun disiplin, tanggung jawab, sekaligus mendukung stabilitas harga bahan pokok.
Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Akmal Malik, mencontohkan kegiatan sederhana yang bisa diterapkan di sekolah, seperti menanam pohon cabai. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan tersebut juga membantu menstabilkan harga cabai, salah satu komoditas penyumbang inflasi nasional.
“Dalam pikiran saya andaikan satu siswa saja kita berikan kewajiban menanam satu cabai maka akan ada 80 juta batang cabai di Indonesia. Kegiatan menanam dan merawat pohon cabai itu termasuk kegiatan menumbuhkan disiplin dan tanggung jawab siswa di sekolah masing-masing,” kata Akmal saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Sinergi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Urusan Pemerintahan Umum di Daerah Guna Mendukung Pelaksanaan Program Prioritas Presiden dan Asta Cita, di Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026.
Acara tersebut menjadi wadah koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berjalan optimal.
“Simpel saja. Hal itu sudah saya laksanakanlah bersama teman-teman dengan mengunjungi sekolah di Sukoharjo, Boyolali, Karanganyar, kemarin saya juga ke Kota Pekanbaru, mereka diajak untuk menanam 1 anak 1 pohon cabai,” tambahnya.
Selain itu, Akmal menyebut pemerintah menargetkan Program MBG menjangkau hingga 82 juta penerima manfaat. Keberhasilan program ini membutuhkan kesiapan pasokan pangan yang didistribusikan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta kreativitas kepala daerah dalam menyiapkan bahan pangan lokal.
Ia menekankan, keberhasilan program tersebut membutuhkan kreativitas kepala daerah dalam menyiapkan bahan pangan yang tepat untuk mendukung MBG. Pun dengan KDKMP, setiap daerah harus memastikan program koperasi ini bisa menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Yakni dengan menyiapkan barang-barang yang bisa disuplai ke Kopdes Merah Putih, lalu dipasarkan ke masyarakat. Sehingga perekonomian rakyat bisa bergerak dengan koperasi,” pungkasnya.








